Jumat, 09 Juli 2010

setiap individu memiliki aib..


Tuhan menciptakan manusia sebagai sebaik-baik makhluk, seperti difirmankan dalam At-Tiin, tapi tak ada satu manusia pun yang sempurna.
tahukah,.. bahwa setiap dari individu kita memiliki aib. hanya saja, ada yang terungkap dan ada yang belum atau tidak terungkap di dunia. maka bersyukurlah bahwa Tuhan telah menyayangi hamba-Nya dengan menutupi aib kita masing-masing.
dan pernahkah kita bayangkan jika Alloh membuka-kan setiap aib hamba-Nya di dunia,.. maka tidak pernah ada dari kita yg dipandang secara terhormat. Jika Tuhan pun menutupi aib hamba-Nya, maka tak pantaslah kita sesama hamba-Nya saling mengungkap aib orang lain. maka perbahasa "diam itu emas" sangatlah pantas tatkala kita melihat aib orang lain. Karena Tuhan telah menjanjikan barang siapa yang menutupi aib orang lain maka diakhirat kelak Alloh akan menutupi semua aibnya. menjaga aib manusia adalah menjaga kehormatan manusia itu sendiri. Dan jika suatu kehormatan manusia sudah tercoreng maka ibarat sebuah kaca yang pecah takkan pernah bisa dikembalikan ke bentuknya semula.. naudzubillah..

jadilah orang yg bijak untuk tidak mengungkap aib siapapun kepada siapapun, sehingga Alloh SWT menghindarkan kita dari fitnah dunia, fitnah akhirat, dan fitnah dazzal, seperti yg selalu kita mohonkan kepada-Nya di setiap sholat... amiin...

Kamis, 08 Juli 2010


Resiko terbesar dalam hidup bukan jadi orang gagal, resiko terbesar dalam hidup adalah jadi orang biasa. Untuk gagal itu sulit anda harus kasar sama orang, anda harus mencuri, anda harus suka berbohong, anda harus suka menyalahi janji, itu sulit, tidak mungkin dilakukan oleh pribadi seperti kita. Lebih sulit jadi orang gagal itu sebabnya banyak orang jadi orang biasa. “tidak semua kesalahan besar dalam hidup.. belum terjadi, sebagian orang telah hidup dalam kesalahan, telah bekerja keras, telah menjadi orang jujur, telah memegang amanah dengan baik, telah menyayangi keluarga, tetapi tetap melakukan hal-hal yang membuatnya tidak dipercaya, tidak diajukan atau tidak diangkat, semungkin,,,
resiko terbesar itu, bukan kita menginginkan sesuatu yang besar, lalu gagal..
bukan itu.
Sebagian orang yang hidup dalam kesalahan adalah menginginkan sesuatu yang kecil lalu berhasil mencapainya.
Perhatikan jika anda mendengar orang mengeluh, sebetulnya ia mengeluh tentang hasil kecil dari yang diyakininya salah, lalu coba nasihati dia untuk memulai sesuatu kegiatan yang hasilnya besar dan anda segera dengar alasan mengapa dia tidak berhak, mengapa dia tidak bisa, mengapa tidak mungkin !!

orang-orang yang hidupnya sulit itu biasanya jadi orang pertama yang menolak anjuran baik

(Mario teguh)